Pahami Aturan Main Investasi Emas di Bukalapak

Pahami Aturan Main Investasi Emas di Bukalapak

Untuk menghindari kerugian serta hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib mengetahui serta memahami aturan main investasi emas di Bukalapak. Apalagi kini telah terbit peraturan baru terkait pajak untuk investasi logam mulia. Menanamkan investasi pada emas kini memiliki kedudukan yang sama seperti halnya investasi pada instrumen lain sepeti saham, properti, obligasi, deposito dan lain-lain. Bedanya, emas hanya akan dikenakan pajak satu kali saja pada saat transaksi. Hal ini berbeda dengan investasi tanah ataupun properti di mana tiap tahunnya akan ada pajak rutin yang harus dibayarkan, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB. Bagitu juga dengan deposito serta tabungan yang akan dikenai potongan pajak pertambahan nilai dari tiap bunga yang dihasilkannya.

 

Emas sendiri telah menjadi komoditi investasi tradisional serta diperdagangkan sejak zaman dahulu kala. Logam mulia ini telah sering diasosisasikan dengan sesuatu yang nilainya tinggi, sehingga investasi emas bukan hal baru lagi di kalangan masyarakat. Bahkan, kerajaan-kerajaan pada zaman dahulu juga menggunakan emas dalam lambang negara ataupun lambang kedudukan. Hal ini dilakukan supaya kesan kemuliaan mereka semakin bertambah.  Nilai emas juga makin bertambah di era modern seperti sekarang ini. Tidak heran apabila investasi emas di Bukalapak menjadi salah satu investasi terfavorit dan banyak dipilih oleh orang-orang, mengalahkan investasi jenis lainnya.

 

Nilai emas terhadap rupiah serta mata uang lain akan senantiasa berfluktuasi tiap saat. Akan tetapi dalam kecenderungan jangka panjang, nilai emas akan selalu naik terhadap mata uang apapun. Sebagai contoh adalah emas yang dibeli pada 2010 dengan harga Rp300.000 per gram, maka pada 2016 harganya dapat naik dua kali lipat menjadi Rp600.000 per gram. Itu baru dua tahun saja. Bayangkan kenaikan nilai emas setelah lima atau sepuluh tahun. Investasi emas di Bukalapak memang termasuk dalam investasi jangka panjang dan baru akan dituai hasilnya setelah beberapa tahun ke depan. Fungsi dari investasi ini biasanya adalah untuk biaya pendidikan, perjalanan ibadah hingga liburan dan lain-lain.